Sunday, 29 May 2016

Makalah Laporan Perjalanan/PKL. candi Borobudur, jogjakarta,



BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Candi Borobudur merupakan salah satu keahjaiban dunia, sehingga sampai saat ini menjadi pusat perhatian masyarakat lokal maupun manca negara, baik segi kepariwisataan maupun kebudayaan. Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan didirikan di atas bukit pada ketinggian 26.540 m di atas permukaan laut.
Dengan dijadikannya Candi Borobudur sebagai objek wisata, yang banyak di kunjungi wisatawan asing, maka akan terjadi interaksi sosial antara wisatawan asing dengan penduduk sekitar Candi Borobudur.
Salah satu bentuk terjadinya hubungan sosial yaitu adanya kontak sosial antara dua pelaku atau lebih sehingga akan ada hasil dari kontak sosial tersebut.
Maka dari itu, penulis melakukan pengamatan tentang Hubungan Sosial Antara Wisatawan Asing dan Penduduk Sekitar Candi Borobudur.

B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas penulis menyajikan pertanyaan. Pertanyaan tersebut ditetapkan sebgai perumusan masalah.
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas :
1.    Apakah yang dimaksud dengan hubungan sosial?
2.    Bagaimana hubungan sosial antar penduduk Candi Borobudur?
3.    Bagaimana hubungan sosial antar wisatawan asing dan penduduk sekitar Candi Borobudur?

C.      Tujuan Penulisan
Bertolak pada latar belakang dan rumusan masalah diatas, maka penulis mempunyai beberapa tujuan dari pengamatan ini adalah :
1.    Dapat mengetahui apa yang dimaksud hubungan sosial.
2.    Dapat mengetahui bagaimana hubungan sosial antar penduduk Candi Borobudur.
3.    Dapat mengetahui bagaimana hubungan sosial antara wisatawan asing dan penduduk sekitar Candi Borobudur.

D.      Ruang Lingkup Penelitian
Penulisan yang dilakukan penulis difokuskan pada hubungan sosial terutama hubungan sosial antara wisatawan asing dan penduduk sekitar Candi Borobudur. dalam proses penelitian tersebut, penulis hanya mengobservasi pada wisatawan asing dan penduduk sekitar.

E.       Manfaat Penulisan
Secara garis besar manfaat yang diambil dari penulisan ini adalah sebagai berikut :
1.         Bagi penulis
Penulis dapat memperoleh wawasan khususnya tentang penyusunan sebuah laporan karya tulis dan untuk menambah wawasan tentang hubungan sosial antara wisatawan asing dan penduduk sekitar Candi Borobudur.
2.         Bagi Pembaca
Dapat menambah wawasan tentang hubungan sosial antara wisatawan asing dan penduduk sekitar Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

F.       Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah
B.  Rumusan Masalah
C.  Tujuan Penulisan
D.  Ruang Lingkup Penelitian
E.   Manfaat Penulisan
F.   Sistematika Penulisan
BAB II LANDASAN TEORITIS
A.  Hubungan Sosial
B.  Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
C.  Pengertian Wisatawan Asing
BAB III METODOLOGI PENULISAN
A.    Metode dan Teknik Penulisan
B.     Langkah-Langkah Penulisan
C.     Populasi dan Sampel
D.    Instrumen Pengamatan
BAB IV PEMBAHASAN
A.    Pengertian Hubungan Sosial
B.     Hubungan Sosial Antar Penduduk Sekitar Candi Borobudur
C.     Hubungan Sosial Antara Wisatawan Asing dan Penduduk Sekitar Candi Borobudur
BAB V PENUTUP
A.  Kesimpulan
B.  Saran


















BAB II
LANDASAN TEORITIS

A.      Hubungan Sosial
Hubungan antarmanusia terjadi karena manusia saling membutuhkan. Setiap manusia memiliki berbagai kebutuhan, kepentingan, dan hasrat. Hubungan dengan orang lain merupakan kebutuhan mendasar dalam diri manusia. Setiap manusia berkenalan, bekerja sama, berorganisasi, bersaing, bahkan berkonflik untuk mendapatkan sesuatu.
Hubungan sosial adalah hubungan timbal balik berupa aksi saling memengaruhi. Contoh interaksi sosial adalah tawar menawar antara penjual dan pembeli.

B.       Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
1)      Kontak Sosial
Kontak Sosial berasal dari bahasa latin (cum) yang berarti bersama-sama dan (tangere) berarti menyentuh. Kontask sosial dapat berupa postif dan negatif. Positif berarti mengarah pada kerja sama. Sedangkan negatif mengarah pada pertentangan atau konflik.
2)      Komunikasi
Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.
Unsur pokok dalam komunikasi :
-          Komunikator, yaitu ornag yang menyampaikan.
-          Komunikan, yaitu orang yang menerima.
-          Pesan, yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator.
-          Mesia, yaitu alat untuk menyampaikan.
-          Efek, yaitu perubahan yang diharapkan.

C.      Pengertian Wisatawan Asing
Wisatawan adalah individu atau kelompok yang mempertimbangkan dan merencanakan daya beli yang dimilikinya untuk perjalan rekreasi dan berlibur, ketertarikan dan memiliki motivasi tertentu atas perjalana, pengalaman perjalanan, keinginan untuk menambah wawasan, tertarik oleh pelayanan yang diberikan suatu daerah tujuan wisata yang dapat menarik pengunjung di masa yang akan datang.
Wisatawan asing sendiri adalah ornag asing yang melakukan perjalanan wisata, yang datang memasuki negara lain yang bukan merupakan negara asalnya.





















BAB III
METODOLOGI PENULISAN

A.      Metode dan Teknik Penulisan
a.       Metode Penulsian
Dalam penulisan laporan ini penulis menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan cara pengumpulan data, kemudian dihubungkan antara satu dengan lainnya sehingga diperoleh rumusan dan analisa, kemudian disimpulkan.
b.      Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah sebagai berikut :
1.      Teknik Observasi, tekni ini dipergunakan untuk mengamati secara langsung keadaan sumber data yang diamati.
2.      Teknik Telaah Pustaka, teknik ini dimaksudkan untuk memperoleh berbagai informasi tentang data yang akurat, yaitu dengan cara menelaah buku utnuk menemukan data yang diamati, dan membuka situs-situs internet sebagai pelengkap bahan.

B.       Langkah-Langkah Penulisan
Penulis dalam melakukan pengamatan, menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :
1.         Memilih masalah
2.         Mengumpulkan data
3.         Menentukan sumber data
4.         Mengolah data
5.         Membuat kesimpulan
6.         Menyusun laporan
7.         Melaporkan hasil pengamatan



C.      Populasi dan Sampel
Populasi adalah objek yang diteliti dan populasi pada pengamatan yang penulis lakukan adalah “Hubungan Sosial”.
Sampel adalah bagian dari populasi yang mewakili seluruh populasi. Adapun yang menjadi sampel pada pengamatan yang penulis lakukan adalah “Hubungan Sosial Antara Wisatawan Asing dan Penduduk Sekitar Candi Borobudur”.

D.      Instrumen Pengamatan
Adapun instrumen yang digunakan pengamatan yang penulis lakukan adalah telepon seluler dan kamera.





















BAB IV
PEMBAHASAN

A.      Pengertian Hubungan Sosial
Hubungan sosial adalah hubungan timbal balik berupa aksi saling memengaruhi antar individu, antar individu dan kelompok, dan antar kelompok. Gilin mendefinisikan interaksi sosial sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamas yang menyangkut hubungan antarindividu, antar individu dan kelompok dan antar kelompok.
Setiap manusia membutuhkan manusia lain untuk emmenuhi kebutuhannya. Misalnya, kebutuhan untuk makan, berpakaian dan memperoleh pendidikan. Pada dasarnya hubungan sosial terjadi karena manusia saling membutuhkan.

B.       Hubungan Sosial Antar Penduduk Sekitar Candi Borobudur
Sebagai makhluk hidup tidak akan lepas dari hubungan sosial terutama masyarakat sekitar Candi Borobudur. Hubungan sosial masyarakat sekitar Candi Borobudur cukup baik yaitu seperti, saat masyarakat yang berhilir musik melakukan aktivitas mereka masing-masing saling tegur sapa antara satu sama lain. Dengan menggunakan bahasa daerah setempat membuat mereka terlihat dekat walaupun mempunyai kesibukan masing-masing.
Ada sebagian masyarakat yang terlalu sibuk dengan aktifitasnya yang menyebabkan kurangnya komunikasi, tetapi itu sudah menjadi tradisi atau kebiasaan yang terjadi. Yang termasuk ke dalam masyarakat Candi Borobudur yaitu para pedagang baik pedagang asongan maupun pedagang kaki lima, pemandu wisata, pengemis dan lain-lain.
Kebanyakan hubungan sosial yang terjadi pada masyarakat Candi Borobudur baik-baik saja baik hubungan antara pedagang asongan dengan pedagang kaki lima maupun sebaliknya. Hubungan sosial yang cukup erat dan cukup terjaga sehingga tidak akan menimbulkan permusuhan.

C.      Hubungan Sosial Antara Wisatawan Asing dan Penduduk Sekitar Candi Borobudur
Hubungan sosial antar wisatawan asing dan penduduk sekitar Candi Borobudur normal-normal saja tergantung wisatan yang berkunjung. Para wisatawan asing yang mengunjungi objek wisata Candi Borobudur sibuk terhadap pengambilan gambar atau berfoto dengan keindahan Candi Borobudur apalagi jika wisatawan tersebut sedang melakukan penelitian.
Para peminta-minta yang berada disekitar Candi Borobudur meminta-minta kepada para wisatawan dengan cara berbeda-beda namun kepedulian para wisatwan asing cukup ada ketika hati mereka terenyuh melihat para peminta-minta tersebut. Bahkan ada wisatawan yang berbincang-bincang dengan salah seorang pengemis.
Di samping itu, para pedagang asongan yang berada di sekitar Candi Borobudur ramai menawarkan dagangan mereka, mulai dari makanan hingga kerajinan. Ketika para pedagang asongan menawarkan dagangannya tidak sedikit para wisatwan yang menolak baik penolakan dengan cara lembut maupun dengan cara yang kasar. Bahkan ada juga yang tidak menanggapinya sama sekali. Tetapi ada juga wisatawan asing yang menanggapi para pedagang dikarenakan sebuah penelitian, yaitu dengan cara memotret dan mewawancarai.












BAB V
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Candi Borobudur merupakan salah satu objek wisata di dunia, sehingga banyak dikunjungi para wisatawan asing. Akibatnya akan terjadi hubungan sosial antara wisatawan asing dengan masyarakat sekitar.
Salah satu contoh bentuk hubungan sosial, yaitu percakapan antara wisatawan asing dengan para pedagang pada saat pedagang menawarkan daganagannya. Sebagai makhluk sosial, manusia pasti membutuhkan manusia lain untuk memenuhi kebutuhannya.

B.       Saran
Dari pembahasan di atas, penulis mengharapkan demi kesempurnaan karya tulis ini, diharapkan setelah membaca karya tulis ini penjaga dapat mengetahui dan menjaga hubungan sosial antar masyarakat dengan baik. Serta diharapkan untuk kedepannya masalah sumber-sumber sebagai pendukung atau referensi penyusun karya tulis dapat lebih lengkap dan lebih menunjang.














DAFTAR PUSTAKA

https : //kyrisky.wordpress
mutiajaib.blogspot.com
candrapuspitaaz.blogspot.com


























RIWAYAT HIDUP

Penulis bernama YAYAT KARYATI lahir di Ciamis, pada tanggal 02 bulan Januari tahun 2000. Orang tua penulis yaitu ayah bernama SARNEN sedangkan ibu bernama EROH dan sekarang berdomisili di Dusun Cukangbiru RT.06 RW.13 Desa Tambaksari Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis.
Penulis menyelesaikan pendidikan SD/MI di MI Tambaksari pada tahun 2005 dan lulus tahun 2011, SMP Negeri 1 Tambaksari tahun 2011 dan lulus tahun 2014. Kemudian melanjutkan di MA Negeri Rancah tahun 2014, sampai saat ini dengan mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Pendidikan pesantren di tempuh pada tahun 2014 sampai saat ini, yaitu pesantren Hasinul Fitriyah yang beralamatkan di Depok Rancah Hilir.
Demikian riwayat hidup penulis semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi Rahmat dan Hidayah-Nya kepada penulis. Amin.






No comments:

Post a Comment